Apa Itu Hakikat Rezeki

APA ITU HAKIKAT RIZKI

Dr. Amir FaIshol Fath

Banyak pertanyaan tentang Rizki. Apa itu rizki? Mengapa kita harus mencarinya? Bukankah semua rizki sudah terjamin? Bagaimana caranya supaya rIziki kita berkah? Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ini saya ringkas sebagai berikut :

1. Rizki itu adalah apa yang anda rasakan manfaatnya. Jadi rIzki itu tidak harus berupa harta melainkan juga berupa kesehatan, kebahagiaan, ilmu dan sebagainya. Ada orang dari segi harta banyak, tetapi dari segi kesehatan rusak. sehingga hartanya habis untuk biaya berobat. Ada orang dari segi harta dan kesehatan ok, tetapi tidak mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya. Sehingga harus keluar masuk tempat-tempat maksiat dan mebok-mabokan. Yang paling indah adalah mendapatkan semua itu. Harta dapat, kesehatan serta kebahagaian juga dapat. Inilah rizki yang kita buru. dan tidak akan ada kebahgiaan hakiki tanpa iman yang jujur kepada Allah swt. Karenanya perbaiki selalu hubungan kita dengan Allah agar rizki yang kita dapatkan selalu berkah. 

2. Mengapa kita harus mencarinya? Sebab ini sistem kehidupan yang Allah letakkan di bumi. Yaitu hukum sabab musabab. Man jadda wajada (siapa yang bersungguh-sungguh dapat). Sistem sebab musabab ini tidak dikaitkan dengan iman. Orang kafirpun jika sungguh-sungguh dapat. Apalagi orang beriman bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan dua sekaligus : pertama dapat rizki yang melimpah, kedua dapat yang berkah. Memang kita harus yakin bahwa rizki itu sudah dijatahkan dan tidak ada rizki tertukar. Tetapi jatah itu harus dijemput. Serperti ada pembagian hadiah yang itu akan diberikan kepada yang hadir ke studio. Makan yang tidak hadir tidak akan dapat.

3. bagaimana cara supaya rizki kita berkah? Pertama, kita harius ikut aturan main yang Allah letakkan. Jangan sekali-kali melampaui batas. sebab wilayah yang haram itu bukan jatah kita. Jika kita memaksakan diri merebut yang haram akan menjadi hilang keberkahan rizki. Kedua, tempuh cara-cara yang benar dan efektif. Cara benar maksudnya jangan berdagang di atas lahan orang lain. Yang begini haram hukumnya seperti haramnya meminang seseorang yang sudah ditunangin dengan orang lain. Apalagi melar istri orang lain ini jelas haram. Makanya jangan bikin akad dengan orang yang sudah sepakat membeli barang saudaranya dengan penawaran yang lebih murah. Sebab ini merusak transaksi dan  sistem usaha. Pun jangan merusak harga yang sudah menjadi harga umun dengan menjual sangat murah. Sehingga orang lain mati usahanya. Kedua, hindari menjual apa yang Allah haramkan. Seperti menjaul daging babi atau barang-barang hasil curian. Ini sekalipun banyak dan menggiurkan akan menghapus keberkahan. Ketiga, jangan ngoyo. Sempatkan berdzikir dan baca Al Quran. Apalagi sudah tiba waktu shalat, segera tegakkan shalat tersebut. Di sini berlaku hukum tidak ada rzki tertukar. Rizki anda tidak akan hilang karena anda sedang baca Al Quran atau sedang shalat atau sedang menghadiri majelis taklim. Ikuti semua itu rizki anda akan bertambah.

wallahu alam bishshawab.

0 Response to "Apa Itu Hakikat Rezeki"