Terima Kasih Ibu Atas Cintamu, Selamat Hari Ibu

Terima Kasih Ibu atas Cintamu

Selama sembilan bulan, sejak aku masih dalam kandunganmu
Engkau selalu melindungi dan menjagaku
Ketika aku akan dilahirkan
Engkau mempertaruhkan nyawamu
Ketika aku sudah lahir
Engkau merawat dan membesarkanku dengan penuh cinta dan kesabaran
Ketika aku masih bayi, Engkau menyusuiku
Engkau selalu menggendongku dan aku selalu ada dalam pelukanmu
Ketika aku kedingingan, Engkau menghangatkanku
Ketika aku sedang sakit, Engkau merawatku sampai aku sembuh
Ketika aku belum bisa mandi sendiri, Engkau memandikanku
Ketika aku belum bisa makan sendiri, Engkau menyuapiku
Ketika aku belum bisa membersihkan kotoranku sendiri
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku masih kencing dan buang kotoran dicelana
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku lapar, Engkau memberikan makanan yang enak untukku
Ketika aku ketakutan dan menangis, Engkau menenangkanku
Oh Ibu… Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku

Terimakasih ibu…

Ketika aku belum bisa berjalan, Engkau mengajariku berjalan
Ketika aku belum bisa berbicara, Engkau mengajariku berbicara
Ketika aku belum bisa menulis, Engkau mengajariku menulis
Ketika aku belum bisa membaca, Engkau mengajariku membaca
Ketika aku berbuat kesalahan, dengan sabar Engkau selalu menasehatiku
Engkau selalu mengajari dan menyuruhku untuk berbuat baik
Terimakasih Ibu
dan selalu menasehatiku supaya menjadi anak yang baik

Oh Ibu… sungguh, engkau adalah guru pertamaku

Di dunia ini hanya ibu yang terbaik

Terimaksih ibu . . Atas jasa-jasa baik yang telah engkau berikan kepadaku
Aku tahu, aku belum bisa membalas semua jasa-jasa baik ibu
Aku mohon, maafkanlah segala kesalahan-kesalahan yang telah anakmu lakukan kepadamu
Ibu . . . Aku selalu berdoa, semoga Ibu selalu sehat dan bahagia

Terimakasih ibu.
- See more at: http://www.tanahputih.org/puisi-terimakasih-ibu/#sthash.YTbsiuCA.dpuf


Selama sembilan bulan, sejak aku masih dalam kandunganmu
Engkau selalu melindungi dan menjagaku
Ketika aku akan dilahirkan
Engkau mempertaruhkan nyawamu
Ketika aku sudah lahir
Engkau merawat dan membesarkanku dengan penuh cinta dan kesabaran
Ketika aku masih bayi, Engkau menyusuiku
Engkau selalu menggendongku dan aku selalu ada dalam pelukanmu
Ketika aku kedingingan, Engkau menghangatkanku
Ketika aku sedang sakit, Engkau merawatku sampai aku sembuh
Ketika aku belum bisa mandi sendiri, Engkau memandikanku
Ketika aku belum bisa makan sendiri, Engkau menyuapiku
Ketika aku belum bisa membersihkan kotoranku sendiri
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku masih kencing dan buang kotoran dicelana
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku lapar, Engkau memberikan makanan yang enak untukku
Ketika aku ketakutan dan menangis, Engkau menenangkanku
Oh Ibu… Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku

Terimakasih ibu…

Ketika aku belum bisa berjalan, Engkau mengajariku berjalan
Ketika aku belum bisa berbicara, Engkau mengajariku berbicara
Ketika aku belum bisa menulis, Engkau mengajariku menulis
Ketika aku belum bisa membaca, Engkau mengajariku membaca
Ketika aku berbuat kesalahan, dengan sabar Engkau selalu menasehatiku
Engkau selalu mengajari dan menyuruhku untuk berbuat baik
Terimakasih Ibu
dan selalu menasehatiku supaya menjadi anak yang baik

Oh Ibu… sungguh, engkau adalah guru pertamaku

Di dunia ini hanya ibu yang terbaik

Terimaksih ibu . . Atas jasa-jasa baik yang telah engkau berikan kepadaku
Aku tahu, aku belum bisa membalas semua jasa-jasa baik ibu
Aku mohon, maafkanlah segala kesalahan-kesalahan yang telah anakmu lakukan kepadamu
Ibu . . . Aku selalu berdoa, semoga Ibu selalu sehat dan bahagia

Terimakasih ibu.

Selama sembilan bulan, sejak aku masih dalam kandunganmu
Engkau selalu melindungi dan menjagaku
Ketika aku akan dilahirkan
Engkau mempertaruhkan nyawamu
Ketika aku sudah lahir
Engkau merawat dan membesarkanku dengan penuh cinta dan kesabaran
Ketika aku masih bayi, Engkau menyusuiku
Engkau selalu menggendongku dan aku selalu ada dalam pelukanmu
Ketika aku kedingingan, Engkau menghangatkanku
Ketika aku sedang sakit, Engkau merawatku sampai aku sembuh
Ketika aku belum bisa mandi sendiri, Engkau memandikanku
Ketika aku belum bisa makan sendiri, Engkau menyuapiku
Ketika aku belum bisa membersihkan kotoranku sendiri
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku masih kencing dan buang kotoran dicelana
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku lapar, Engkau memberikan makanan yang enak untukku
Ketika aku ketakutan dan menangis, Engkau menenangkanku
Oh Ibu… Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku

Terimakasih ibu…

Ketika aku belum bisa berjalan, Engkau mengajariku berjalan
Ketika aku belum bisa berbicara, Engkau mengajariku berbicara
Ketika aku belum bisa menulis, Engkau mengajariku menulis
Ketika aku belum bisa membaca, Engkau mengajariku membaca
Ketika aku berbuat kesalahan, dengan sabar Engkau selalu menasehatiku
Engkau selalu mengajari dan menyuruhku untuk berbuat baik
Terimakasih Ibu
dan selalu menasehatiku supaya menjadi anak yang baik

Oh Ibu… sungguh, engkau adalah guru pertamaku

Di dunia ini hanya ibu yang terbaik

Terimaksih ibu . . Atas jasa-jasa baik yang telah engkau berikan kepadaku
Aku tahu, aku belum bisa membalas semua jasa-jasa baik ibu
Aku mohon, maafkanlah segala kesalahan-kesalahan yang telah anakmu lakukan kepadamu
Ibu . . . Aku selalu berdoa, semoga Ibu selalu sehat dan bahagia

Terimakasih ibu.
- See more at: http://www.tanahputih.org/puisi-terimakasih-ibu/#sthash.YTbsiuCA.dpuf
Selama sembilan bulan, sejak aku masih dalam kandunganmu
Engkau selalu melindungi dan menjagaku
Ketika aku akan dilahirkan
Engkau mempertaruhkan nyawamu
Ketika aku sudah lahir
Engkau merawat dan membesarkanku dengan penuh cinta dan kesabaran
Ketika aku masih bayi, Engkau menyusuiku
Engkau selalu menggendongku dan aku selalu ada dalam pelukanmu
Ketika aku kedingingan, Engkau menghangatkanku
Ketika aku sedang sakit, Engkau merawatku sampai aku sembuh
Ketika aku belum bisa mandi sendiri, Engkau memandikanku
Ketika aku belum bisa makan sendiri, Engkau menyuapiku
Ketika aku belum bisa membersihkan kotoranku sendiri
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku masih kencing dan buang kotoran dicelana
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku lapar, Engkau memberikan makanan yang enak untukku
Ketika aku ketakutan dan menangis, Engkau menenangkanku
Oh Ibu… Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku

Terimakasih ibu…

Ketika aku belum bisa berjalan, Engkau mengajariku berjalan
Ketika aku belum bisa berbicara, Engkau mengajariku berbicara
Ketika aku belum bisa menulis, Engkau mengajariku menulis
Ketika aku belum bisa membaca, Engkau mengajariku membaca
Ketika aku berbuat kesalahan, dengan sabar Engkau selalu menasehatiku
Engkau selalu mengajari dan menyuruhku untuk berbuat baik
Terimakasih Ibu
dan selalu menasehatiku supaya menjadi anak yang baik

Oh Ibu… sungguh, engkau adalah guru pertamaku

Di dunia ini hanya ibu yang terbaik

Terimaksih ibu . . Atas jasa-jasa baik yang telah engkau berikan kepadaku
Aku tahu, aku belum bisa membalas semua jasa-jasa baik ibu
Aku mohon, maafkanlah segala kesalahan-kesalahan yang telah anakmu lakukan kepadamu
Ibu . . . Aku selalu berdoa, semoga Ibu selalu sehat dan bahagia

Terimakasih ibu.
- See more at: http://www.tanahputih.org/puisi-terimakasih-ibu/#sthash.YTbsiuCA.dpuf
Selama sembilan bulan, sejak aku masih dalam kandunganmu
Engkau selalu melindungi dan menjagaku
Ketika aku akan dilahirkan
Engkau mempertaruhkan nyawamu
Ketika aku sudah lahir
Engkau merawat dan membesarkanku dengan penuh cinta dan kesabaran
Ketika aku masih bayi, Engkau menyusuiku
Engkau selalu menggendongku dan aku selalu ada dalam pelukanmu
Ketika aku kedingingan, Engkau menghangatkanku
Ketika aku sedang sakit, Engkau merawatku sampai aku sembuh
Ketika aku belum bisa mandi sendiri, Engkau memandikanku
Ketika aku belum bisa makan sendiri, Engkau menyuapiku
Ketika aku belum bisa membersihkan kotoranku sendiri
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku masih kencing dan buang kotoran dicelana
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku lapar, Engkau memberikan makanan yang enak untukku
Ketika aku ketakutan dan menangis, Engkau menenangkanku
Oh Ibu… Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku

Terimakasih ibu…

Ketika aku belum bisa berjalan, Engkau mengajariku berjalan
Ketika aku belum bisa berbicara, Engkau mengajariku berbicara
Ketika aku belum bisa menulis, Engkau mengajariku menulis
Ketika aku belum bisa membaca, Engkau mengajariku membaca
Ketika aku berbuat kesalahan, dengan sabar Engkau selalu menasehatiku
Engkau selalu mengajari dan menyuruhku untuk berbuat baik
Terimakasih Ibu
dan selalu menasehatiku supaya menjadi anak yang baik

Oh Ibu… sungguh, engkau adalah guru pertamaku

Di dunia ini hanya ibu yang terbaik

Terimaksih ibu . . Atas jasa-jasa baik yang telah engkau berikan kepadaku
Aku tahu, aku belum bisa membalas semua jasa-jasa baik ibu
Aku mohon, maafkanlah segala kesalahan-kesalahan yang telah anakmu lakukan kepadamu
Ibu . . . Aku selalu berdoa, semoga Ibu selalu sehat dan bahagia

Terimakasih ibu.
- See more at: http://www.tanahputih.org/puisi-terimakasih-ibu/#sthash.YTbsiuCA.dpuf
Selama sembilan bulan, sejak aku masih dalam kandunganmu
Engkau selalu melindungi dan menjagaku
Ketika aku akan dilahirkan
Engkau mempertaruhkan nyawamu
Ketika aku sudah lahir
Engkau merawat dan membesarkanku dengan penuh cinta dan kesabaran
Ketika aku masih bayi, Engkau menyusuiku
Engkau selalu menggendongku dan aku selalu ada dalam pelukanmu
Ketika aku kedingingan, Engkau menghangatkanku
Ketika aku sedang sakit, Engkau merawatku sampai aku sembuh
Ketika aku belum bisa mandi sendiri, Engkau memandikanku
Ketika aku belum bisa makan sendiri, Engkau menyuapiku
Ketika aku belum bisa membersihkan kotoranku sendiri
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku masih kencing dan buang kotoran dicelana
Engkau yang membersihkannya
Ketika aku lapar, Engkau memberikan makanan yang enak untukku
Ketika aku ketakutan dan menangis, Engkau menenangkanku
Oh Ibu… Engkau selalu memberikan yang terbaik untukku

Terimakasih ibu…

Ketika aku belum bisa berjalan, Engkau mengajariku berjalan
Ketika aku belum bisa berbicara, Engkau mengajariku berbicara
Ketika aku belum bisa menulis, Engkau mengajariku menulis
Ketika aku belum bisa membaca, Engkau mengajariku membaca
Ketika aku berbuat kesalahan, dengan sabar Engkau selalu menasehatiku
Engkau selalu mengajari dan menyuruhku untuk berbuat baik
Terimakasih Ibu
dan selalu menasehatiku supaya menjadi anak yang baik

Oh Ibu… sungguh, engkau adalah guru pertamaku

Di dunia ini hanya ibu yang terbaik

Terimaksih ibu . . Atas jasa-jasa baik yang telah engkau berikan kepadaku
Aku tahu, aku belum bisa membalas semua jasa-jasa baik ibu
Aku mohon, maafkanlah segala kesalahan-kesalahan yang telah anakmu lakukan kepadamu
Ibu . . . Aku selalu berdoa, semoga Ibu selalu sehat dan bahagia

Terimakasih ibu.
- See more at: http://www.tanahputih.org/puisi-terimakasih-ibu/#sthash.YTbsiuCA.dpuf

MAAFKAN AKU IBU
Maafkan aku Ibu.. telah membuatmu kecewa..
Selalu membuatmu menangis..
Selalu membuatmu lelah.. dan selalu membuatmu resah..

Maafkan aku anakmu, yang belum bisa memberi apa-apa untukmu..

Aku hanya bisa meminta..
Tak pernah sedikit pun aku memikirkan perasaanmu..

Aku tahu Ibu.. dalam senyumanmu, selalu tersimpan rasa sedih yang tak pernah terlihatkan olehku..

Maafkan aku Ibu.. Jika engkau menangis karena tutur bahasaku
Aku mencintaimu Ibu..

Ya Allah.. Haramkan wajah ibu dan ayahku disambar oleh api neraka. Karuniakan Syurga buatnya tanpa hisab.

Aamiin Allahumma Aamiin...


Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2013

2 Responses to "Terima Kasih Ibu Atas Cintamu, Selamat Hari Ibu"

Romahfud Ulum mengatakan...

Puisinya bagus yak..
Boleh minta kan.. :D

Iqbal Anas mengatakan...

boleh silahkan :)