Pembayaran Dana Guru Non Sertifikasi Tidak Lancar

Solok, BAKINNews---Ada isu bahwa pembayaran dana bagi para guru non sertifikasi sebesar Rp. 250 ribu per bulan di Kota Solok tak lancar.

Tak lancar maksudnya bukan hanya tak teratur, melainkan juga disebut-sebut pada Tahun 2011 sempat tak dibayarkan sama sekali karena dipergunakan untuk kegiatan lainnya.

Sementara, untuk 3 bulkan terakhir hingga tutup Tahun 2012, isunya amprah telah diteken namun dananya tak kunjung diterima.

Isu ini bergulir di DPRD Kota Solok dan sampai ke media ini, Kamis (27/12). Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kadis Pendidikan Kota Solok, Rafatly, dia membantah tegas. Menurutnya, dinas tak mungkin melakukan tindakan nekad yang menyangkut haknya para guru non sertifikasi tersebut.

“Apalagi, pengurusannya kan di DPPKA. Anggaran di kita berbasis kinerja. Artinya, tidak serta merta kita bisa setiap kali mengambil anggaran yang tersedia”, ujarnya mengklarifikasi.

Soal dugaan keterlambatan pencairan 3 bulan terakhir pada Desembver 2012 ini, bilamana benar adanya, dia mensinyalir ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Pertama, pekerjaan di DPPKA yang menumpuk. Kedua, ada bahan dari para guru yang tak tuntas atau terjadi kesalahan sehingga membutuhkan waktu untuk mengulangi kembali.

“Lalu kalau dialihkan untuk kegiatan lain, sangat tidak masuk akal. Ini haknya para guru tersebut. Kecuali untuk anggaran kantor, mungkin masih bisa dilakukan switch dan lainnya”, sambung dia.

Ketika media ini menanyakan apakah pembayaran dana non sertifikasi dilakukan langsung secara perorangan, Kadis Pendidikan Kota Solok, Rafatly menjelaskan khusus untuk dana sertifikasi masuk ke rekening masing-masing para guru.

“Kalau untuk dana non sertifikasi, para guru entah mengisi amprah atau dana ini juga masuk ke rekening mereka masing-masing”, tandasnya tak pasti.

0 Response to "Pembayaran Dana Guru Non Sertifikasi Tidak Lancar"