7 Ciri Guru yang Memiliki Growth Mindset

Guru dengan growth mindset (pola pikir bertumbuh) percaya bahwa kecerdasan dan kemampuan dapat dikembangkan melalui kerja keras, strategi yang tepat, dan masukan dari orang lain. Mereka tidak melihat kegagalan sebagai akhir, melainkan sebagai bagian dari proses belajar.

​Berikut adalah 7 ciri guru yang memiliki growth mindset:

​1. Memandang Tantangan sebagai Peluang

​Guru dengan growth mindset tidak menghindari kurikulum baru atau metode pengajaran yang sulit. Mereka justru merasa bersemangat untuk mencoba hal-hal baru karena mereka yakin tantangan akan mengasah keterampilan mengajar mereka.

​2. Tekun Menghadapi Hambatan

​Ketika sebuah strategi mengajar tidak berhasil di kelas, mereka tidak langsung menyerah atau menyalahkan kemampuan siswa. Mereka akan menganalisis apa yang salah, mencari metode alternatif, dan mencoba lagi dengan pendekatan yang berbeda.

​3. Melihat Usaha sebagai Jalan Menuju Keahlian

​Mereka tidak percaya pada istilah "bakat alami" saja. Guru ini menghargai proses dan kerja keras yang dilakukan siswa. Mereka memberikan pujian pada usaha, strategi, dan kemajuan siswa, bukan sekadar memuji "kamu pintar".

​4. Belajar dari Kritik dan Umpan Balik

​Alih-alih merasa tersinggung, mereka sangat menghargai masukan dari rekan sejawat, kepala sekolah, bahkan dari siswa. Mereka menganggap kritik sebagai informasi berharga untuk memperbaiki kualitas pengajaran mereka di masa depan.

​5. Terinspirasi oleh Kesuksesan Orang Lain

​Bukannya merasa terancam atau iri ketika melihat rekan guru lain sukses atau inovatif, mereka justru menjadikannya inspirasi. Mereka akan bertanya, "Apa yang dia lakukan sehingga kelasnya begitu hidup? Bisakah saya mempelajarinya?"

​6. Terus Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat

​Mereka sadar bahwa dunia pendidikan terus berubah. Guru dengan growth mindset aktif mengikuti pelatihan, membaca buku baru, atau mengikuti webinar secara mandiri tanpa harus dipaksa oleh instansi, demi memperbarui pengetahuan mereka.

​7. Menanamkan Keyakinan "Belum Bisa" pada Siswa

​Mereka sering menggunakan kata "Belum". Jika ada siswa yang berkata "Saya tidak bisa matematika", guru ini akan mengoreksinya dengan "Kamu belum bisa matematika sekarang". Kata ini memberi harapan bahwa dengan waktu dan usaha, kemampuan tersebut pasti akan tercapai.

​Dengan growth mindset, seorang guru tidak hanya mengubah cara mereka mengajar, tetapi juga membangun budaya kelas yang berani mengambil risiko dan terus berkembang.

Belum ada Komentar untuk "7 Ciri Guru yang Memiliki Growth Mindset "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel