Sholat Inti Pendidikan Karakter Bagi Anak

Sholat adalah inti pendidikan karakter bagi anak. Dalam sebuah hadits Rasulullah mengatakan:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا، وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ»
“Suruhlah anak-anakmu melakukan shalat di waktu dia berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka kalau sudah berumur sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidur di antara mereka (maksudnya antara anak laki-laki dan perempuan)”. (HR. Abu Daud).
Dalam hadist ini bisa kita fahami bahwa proses pendidikan karakter bagi anak melalui perintah sholat. Bahwa orang tua harus memerintahkan anaknya untuk shalat mulai dari berumur tujuh sampai sepuluh tahun. Itu artinya selama tiga tahun dia harus bersabar membimbing dan mengingatkan terus tentang shalat. Oleh karena itu kita bisa menghitung berapa kali perintah itu harus kita sampaikan kepada anak. Perintah itu selama tiga tahun, tiga tahun sama dengan 3 x 365 hari = 1095 hari. Sementara shalat 5 x sehari semalam. Jadi 1095 x 5 = 5475 x perintah.
Kita bisa memahami bahwa Sholat adalah salah satu rukun islam yang utama. Yang kemudian menjadi sebuah acuan bagi orang tua dalam memulai pendidikan karakter bagi anak. 
Oleh karena itu, kita sebagai orang tua mempunyai kewajiban 5475 x mengingatkan anak untuk shalat sebelum kita mempunyai hak terhadap anak. Seorang orang tua bisa introspeksi diri apakah kewajiban ini sudah ditunaikan sebelum dia minta anaknya berbakti kepadanya dan minta hak-haknya selaku orang tua. Jangan sampai dia cuma ingat kewajiban anaknya untuk berbakti kepada dirinya, sementara dia belum menunaikan kewajibannya sepenuhnya selaku orang tua terhadap anaknya.
Ketika sholat sudah 'duduk' bagi anak-anak kita dan sudah menjadi suatu yang in dalam kehidupannya, maka berarti pendidikan karakter sudah melekat dalam dirinya. Ini bisa ditandai dengan sholat tidak lagi disuruh-suruh, ketika waktu sholat masuk, dia langsung berwudhu dan menunaikan sholat. Sholat tidak lagi main-main tetapi sudah dikerjakan secara serius dan khusyu.
Kalau ini sudah terjadi pada anak, maka tentu saja pendidikan karakter yang dimaksud misalnya sikap jujur, akhlaq yang baik, disiplin, santun, sayang sesama akan sangat mudah ditanamkan dalam dirinya. Kesemua itu hanyalah buah dari sholat yang sudah in dalam dirinya. Ketika sholat bagus dan dilaksanakan secara baik dan benar serta khusyu, maka secara otomatis akhlaq akan baik. karena akhlaq adalah buah dari ibadah yang benar kepada Allah SWT. Ini jaminan Allah : Sesungguhnya Sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Wallahu 'alam.

0 Response to "Sholat Inti Pendidikan Karakter Bagi Anak"